Minggu, 14 Desember 2014

5 teknik penting Perawatan Mobil Pemadam Kebakaran

Mobilpemadam kebakaran merupakan sarana pendukung terpenting bagi petugas pemadam kebakaran. Sebagai media dan peralatan utama dalam proses penyelamatan, mobil ini harus dapat berfungsi dengan baik setiap saat.  
Perawatan secara rutin diperlukan agar pengoperasian mobil pemadam kebakaran dapat tercapai secara maksimum. Namun, bagaimanakah teknik perawatan yang baik dan benar agar mobil pemadam berkualitas dapat terus digunakan? Baca saja ulasannya berikut ini.
1.     Mengganti pelumas sesuai persyaratan pengoperasian kendaraan
Setiap mobil atau kendaraan yang berjalan, membutuhkan penggantian pelumas agar mesin tetap terawat dan bebas dari gangguan.
Namun, sulit untuk mendapatkan batasan maksimum operasi mesin kendaraan. Untuk menentukannya, perlu ditetapkan pengukuran waktu dengan cara menghitung durasi pemakaian kendaraan.
Penggantian pelumas disarankan jika jam operasi mesin kendaraan sudah tercapai, maksimum setiap 3 bulan sekali. Selain itu, jenis pelumas komponen lain, seperti pelumas transmisi, rem dan lainnya harus diganti setidaknya setiap 6 bulan.
2.     Lakukan pengecekan bahan bakar dan pelumas setiap hari sebelum dioperasikan
Setiap kendaraan bermotor memerlukan bahan bakar dan pelumas agar dapat bekerja dengan lancar. Jika volume bahan bakar dan pelumas yang ada habis, maka mesin kendaraan dapat mengalami kerusakan.
Karena itu, selalu pastikan bahwa bahan bakar dan pelumas cukup untuk digunakan setiap hari.
3.     Periksa dan panaskan mesin utama, mesin pompa dan mesin pembangkit listrik setiap pergantian shift
Kendaraan pemadam kebakaran harus bisa dioperasikan setiap saat tanpa kendala. Karena itu, dibutuhkan pemanasan untuk mesin utama, mesin pompa dan mesin pembangkit listrik setiap penggantian shift petugas.
Disarankan untuk melakukan pengecekan dan pemanasan mesin selama 10 menit agar kendaraan siap digunakan kapan pun. Sebagai tambahan, pastikan tekanan udara mesin pompa mencapai 6 sampai 7 kg/cm2 agar dapat bekerja maksimal.
4.     Uji kelayakan jalan kendaraan pemadam kebakaran setiap sebulan sekali
Setiap bulan, kendaraan pemadam kebakaran harus diuji kelayakan jalannya dengan cara mengendarainya di landasan pacu untuk mencapai kecepatan maksimum. Jika kendaraan pemadam kebakaran memiliki gangguan untuk mencapai kecepatan maksimum, maka bisa segera di perbaiki.
5.     Menguras air tanki paling tidak sekali dalam 6 bulan
Air yang berada pada tanki bisa saja menjadi kotor, sehingga menghambat jalannya penyemprotan air dan merusak pompa sekaligus selang yang digunakan. Karena itu, tanki perlu dikuras paling tidak sekali dalam 6 bulan agar dapat menghindari kerusakan pada pompa dan selang.
Dengan menerapkan 5 teknik untuk merawat kendaraan pemadam kebakaran ini, umur kendaraan akan lebih panjang dan kendaraan lebih bisa diandalkan untuk mencapai lokasi kebakaran. Selain itu, pompa dan penyemprotan air dapat langsung digunakan dalam upaya memadamkan api. Semoga bermanfaat.
                                                                                                              
                                                                                                 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar